Pemilik TikTok: Fakta di Baliknya

Foto profil Carolyn Howell, penulis

Carolyn Howell

Terakhir Diperbarui: 17 April 2025

TikTok
Ingin Mendapatkan Lebih Banyak TikTok Asli?

TikTok menggemparkan seluruh industri media sosial. Sejak diluncurkan, aplikasi ini telah menjadi salah satu aplikasi media sosial terpopuler di dunia. Karena itu, banyak orang yang sering bertanya-tanya mengenai kepemilikan platform ini. Jadi, siapa pemilik TikTok?

ByteDance, sebuah perusahaan teknologi asal Tiongkok, merupakan pemilik TikTok. Perusahaan ini, yang didirikan oleh beberapa pengusaha Tiongkok, juga telah meluncurkan beberapa aplikasi media sosial lainnya. 

Jadi, kalau kamu ingin tahu lebih banyak tentang kepemilikan TikTok, artikel ini cocok buat kamu!

Seseorang memegang ponsel pintar yang menampilkan TikTok .

Sejarah Singkat TikTok

Sejarah TikTok bermula dari kemunculan video berdurasi pendek. Video-video ini mulai menarik perhatian yang cukup besar pada saat TikTok populer. Platform-platform sebelumnya seperti Vine telah lebih dulu memelopori tren ini dengan menampilkan klip video pendek yang diputar berulang-ulang. 

Setelah Vine, muncul Musical.ly, sebuah platform media sosial asal Tiongkok yang mendukung video berdurasi lebih panjang. Alih-alih klip standar berdurasi enam detik, pengguna dapat membagikan video berdurasi 15 detik hingga satu menit. Pengguna juga dapat melakukan lip-sync dan menari mengikuti irama musik di aplikasi tersebut. 

Popularitas Musical.ly meningkat pesat antara tahun 2016 hingga 2017. Oleh karena itu, ByteDance, perusahaan induk TikTok, mengakuisisi aplikasi tersebut. Setahun sebelumnya, ByteDance telah meluncurkan aplikasi berbagi video serupa, yaitu Douyin. 

Perusahaan induk tersebut kemudian meluncurkan versi internasional dari Douyin dan menamainya TikTok. Selanjutnya, mereka menggabungkan TikTok Musical.ly untuk menciptakan platform yang kini Anda kenal sebagai TikTok.

Siapa Pemilik TikTok?

ByteDance adalah pemilik TikTok. Perusahaan teknologi ini didirikan oleh beberapa individu pada tahun 2012. Namun, belakangan ini muncul kekhawatiran mengenai cara perusahaan tersebut menangani data pengguna. Oleh karena itu, muncul berbagai pertanyaan mengenai siapa pemilik TikTok. 

Perusahaan induk tersebut, ByteDance, meluncurkan Douyin—versi TikTokdi Tiongkok—pada tahun 2016. TikTok kemudian, perusahaan tersebut memperkenalkan TikTok untuk menjangkau audiens yang lebih global. 

Pada tahun 2018, perusahaan asal Tiongkok tersebut menggabungkan TikTok Musical.ly untuk meningkatkan jumlah penggunanya. 

Zhang Yiming, mantan CEO ByteDance, mendirikan perusahaan teknologi tersebut pada tahun 2012. Perusahaan yang bernilai sekitar $250 miliar pada tahun 2024 ini juga mengelola beberapa aplikasi media sosial lainnya. Misalnya, perusahaan ini mengoperasikan Vigo Video dan Helo, sebuah aplikasi media sosial populer di India. 

Meski demikian, para pendiri perusahaan tersebut masih memegang saham mayoritas di TikTok. Namun, laporan menunjukkan bahwa mereka hanya memiliki 20% saham aplikasi media sosial tersebut. Investor institusional menguasai sekitar 60% saham perusahaan, sedangkan karyawannya menguasai 20%.

TikTok kantor pusat di Singapura dan Los Angeles. Meskipun banyak spekulasi yang beredar, perusahaan tersebut menegaskan bahwa TikTok platform yang dikendalikan oleh pemerintah Tiongkok. 

Siapa Pendiri TikTok?

Zhang Yiming, seorang pengusaha teknologi asal Tiongkok, adalah pendiri utama ByteDance, perusahaan yang meluncurkan TikTok. Ia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO TikTok Mei 2021 sebelum kemudian mundur dari jabatan ketua dewan direksi ByteDance pada November. 

Meskipun telah muncul banyak pertanyaan mengenai siapa pendiri TikTok , berbagai spekulasi pun bermunculan. Namun demikian, ByteDance tetap bertanggung jawab atas pengembangan dan operasional aplikasi tersebut secara keseluruhan. 

Perusahaan induk asal Tiongkok ini juga memiliki Toutiao, sebuah platform berita yang populer di negara tersebut. Data menunjukkan bahwa aplikasi-aplikasi ByteDance telah mengumpulkan lebih dari 1,9 miliar pengguna pada tahun 2023. Perusahaan ini memanfaatkan pembelajaran mesin untuk menciptakan produk-produk yang menghasilkan hasil yang signifikan. 

Para pendiri TikTokberfokus pada produk video untuk menjangkau audiens yang lebih global. Namun, sebelum melakukan ekspansi ke pasar global, mereka terlebih dahulu berusaha meraih kesuksesan di negara asal mereka, Tiongkok. Meskipun para pendiri masih mengendalikan kegiatan platform tersebut, kini investor institusional telah bergabung.

Kekayaan TikTok Pemilik TikTok

Setelah TikTok di media sosial, aplikasi ini dengan cepat menarik lebih dari satu miliar pengguna. Selama periode tersebut, nilainya pun mencapai puncaknya. Anda mungkin penasaran mengenai kekayaan TikTok pemilik TikTok dan berapa nilai perusahaan tersebut.

Pada tahun 2020, Bloomberg melaporkan bahwa ByteDance, perusahaan induk TikTok, mencapai valuasi lebih dari $100 miliar. TikTok peran penting dalam meningkatnya nilai perusahaan tersebut. 

Secara pribadi, pendiri TikTok, Zhang Yiming, memiliki kekayaan bersih sebesar $44 miliar. Meskipun telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO perusahaan, ia tetap mempertahankan kekayaannya yang sangat besar, yang berasal dari perannya dalam mendirikan ByteDance.

Seseorang memegang sebuah iPhone yang menampilkan TikTok -nya.

TikTok mana asal pemilik TikTok ?

Pemilik TikTok dari Tiongkok. Karena hal ini, muncul banyak spekulasi mengenai kepentingan dan aktivitas pemerintah Tiongkok di perusahaan tersebut. Pertanyaan-pertanyaan seperti, TikTok mana asal pemilik TikTok ?” terus bermunculan.

Perusahaan media sosial ini, yang berbentuk perseroan terbatas, berada di bawah naungan TikTok . Meskipun terdaftar di Kepulauan Cayman, kantor pusatnya berlokasi di Shanghai. 

Perusahaan induknya, ByteDance, juga terdaftar di Kepulauan Cayman. Namun, markas resminya berada di Beijing, Tiongkok. Secara keseluruhan, TikTok perusahaan Tiongkok jika dilihat dari asal-usulnya.

Perusahaan media sosial tersebut telah mendirikan kantor pusatnya di Singapura dan Los Angeles. Perusahaan ini juga memiliki kantor di kota-kota besar lainnya, antara lain New York, London, Tokyo, Seoul, Jakarta, Dubai, Dublin, dan Paris.

Beberapa saran pencarian Google yang menanyakan apakah aplikasi tersebut akan ditutup.

Kontroversi Seputar Kepemilikan TikTok

Pertumbuhan pesat dan popularitas TikTokyang semakin meningkat telah memicu sejumlah situasi yang sering kali menimbulkan kontroversi. Sebagian besar kontroversi tersebut berkaitan dengan hubungan dan keterkaitan perusahaan tersebut dengan pemerintah Tiongkok. 

Muncul kekhawatiran terkait privasi, keamanan, dan keselamatan. Kekhawatiran lainnya berkaitan TikTokkemampuan TikTokdalam memengaruhi tren. Ada juga yang menyebutkan bahwa aplikasi tersebut mempromosikan kegiatan ilegal dan berbahaya kepada penggunanya. 

Sejak saat itu, beberapa negara telah melarang aplikasi berbagi video tersebut. Misalnya, India melarang aplikasi tersebut pada tahun 2020. Amerika Serikat juga telah melakukan upaya besar-besaran untuk melarang aplikasi tersebut bagi para penggunanya di Amerika. Kecuali jika ada pemilik asal AS yang mengambil alih. 

Telah muncul beberapa perdebatan mengenai alasan di balik langkah ini. Namun, pemerintah AS mengemukakan alasan keamanan. Pihak lain bersikeras agar aplikasi tersebut dilarang karena kemampuannya dalam memengaruhi opini publik. 

Ingin Mengembangkan TikTok Anda? Bekerjasamalah dengan High Social

Apakah Anda ingin mengembangkan profil Anda dan menarik TikTok pengikut TikTok ? Kami memahami bahwa proses ini bisa jadi menantang, terutama bagi mereka yang belum berpengalaman menggunakan platform ini. 

Untungnya, High Social, sebuah agensi pertumbuhan, membantu Anda menarik pengikut organik ke profil Anda.

Agensi ini menggunakan teknologi penargetan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengguna memperluas jangkauan audiens mereka. Berkat pengalamannya bekerja sama dengan ribuan influencer dan merek, agensi ini memiliki keahlian yang diperlukan untuk mengembangkan TikTok . 

High Social cukup mudah digunakan; berikut ini cara mengembangkan akun Anda:

  1. Kunjungi situs webnya dan klik tombol "Mulai" untuk mendaftar.
  2. Jelaskan target audiens yang Anda butuhkan berdasarkan usia, lokasi, dan jenis kelamin.
  3. High Social kemudian akan mempromosikan konten Anda secara organik kepada audiens sasaran.
  4. Orang-orang yang menganggap konten Anda menarik akan mengikuti profil Anda.

Selain mengetahui siapa pemilik TikTok, Anda akan mendapatkan pengikut berkualitas tinggi yang tertarik dengan jenis konten Anda. Para pengikut ini juga akan berinteraksi dengan konten Anda, sehingga meningkatkan tingkat keterlibatan.

Jadi, kalau kamu sedang mencari audiens yang viral, kenapa tidak mencoba High Social? Kamu pasti akan mendapatkan hasil yang sepadan dengan uang yang kamu keluarkan. 

Mulailah TikTok Anda sekarang juga!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Siapa pemilik TikTok ?

ByteDance, sebuah perusahaan internet asal Tiongkok, merupakan pemilik TikTok. Investor institusional global memegang 60% saham perusahaan swasta ini, para pendiri memegang 20%, dan karyawannya memegang 20%.

Investor institusional tersebut antara lain Blackrock, Susquehanna International Group, dan General Atlantic.

Apakah pendiri TikTok ?

Menurut Forbes, pendiri TikTok, Zhang Yiming, diperkirakan memiliki kekayaan bersih sebesar $44 miliar. Hal ini menjadikannya orang terkaya kedua di Tiongkok.

Selain itu, kesuksesan besar TikToktelah meningkatkan nilai kekayaan para pendirinya, para investor, dan perusahaan induknya. 

Apakah TikTok di Tiongkok?

Tidak, versi internasional TikTok tidak TikTok di Tiongkok. Sebagai gantinya, warga yang tinggal di negara tersebut dapat menggunakan Douyin, versi Tiongkoknya.

Selain itu, versi ini hanya tersedia di negara tersebut. 

Siapa CEO TikTok?

Shou Zi Chew adalah CEO TikTok. Pria asal Singapura ini telah menjabat posisi tersebut sejak 2021, menggantikan Kevin Mayer. Zhang Yiming, pendiri ByteDance, adalah CEO pertama perusahaan tersebut. 

TikTok